Kamis, 16 Juni 2011

Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil


Mungkin benar bila modal uang merupakan salah satu hal yang dibutuhkan dalam memulai usaha. Namun memiliki modal uang yang terbatas, bukan menjadi satu alasan bagi Anda untuk mengurungkan niat menjadi pengusaha. Banyak cara bisa Anda coba untuk membuka usaha, walaupun dengan modal terbatas.
Mencoba bisnis rumahan dengan modal kecil, merupakan sebuah solusi yang bisa Anda jalankan untuk mendapatkan penghasilan cukup besar. Meskipun memulainya dari rumah, namun pertumbuhan bisnis rumahan dengan modal kecil sekarang ini sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak pengusaha yang kini bisa sukses membawa bisnis rumahan menjadi industri besar, baik skala lokal maupun nasional.
Apa Anda juga berminat? Untuk membantu Anda yang ingin mencoba bisnis rumahan dengan modal kecil, berikut kami informasikan salah satu ide bisnis yang bisa Anda jalankan.
Peluang bisnis warung sembako
Kebutuhan masyarakat akan sembako (sembilan bahan pokok) menjadi lahan bisnis yang cukup menguntungkan bagi Anda. Tidak seperti peluang bisnis lainnya, bisnis sembako tidak mengenal kata musiman. Sebab produk sembako akan tetap dibutuhkan masyarakat setiap hari. Jadi tidak salah bila Anda mencoba membuka bisnis sembako dari rumah.
Konsumen
Sembako merupakan kebutuhan pokok masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jadi bisa dibilang konsumen sembako mencakup semua kalangan, baik kalangan masyarakat menengah keatas maupun menengah ke bawah. Karena Anda membuka usaha dari rumah dan berada di tengah pemukiman warga, maka sasaran pasar Anda meliputi para ibu rumah tangga di sekitar Anda, anak kost, dan masyarakat umum yang melewati warung sembako Anda.
Info bisnis
Pada umumnya menjalankan bisnis sembako di rumah, terbilang cukup mudah. Anda hanya perlu melakukan hal-hal berikut untuk menjalankan bisnis sembako.
1. Karena menjalankannya di rumah, maka sebelum membuka usaha sebaiknya siapkan ruang kosong yang akan digunakan untuk usaha. Anda bisa membuka usaha di teras rumah, atau di garasi rumah Anda.
2. Siapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuka warung sembako. Misalnya saja meja, etalase, rak, timbangan, kalkulator, gunting, plastik, dll.
3. Menyediakan produk-produk yang banyak dibutuhkan masyarakat setiap harinya. Seperti beras, gula, minyak goreng, telur, susu, minyak tanah atau gas elpiji, tepung, garam, mie instan, sabun, dll.
4. Mencari tempat kulakan atau grosir sembako yang menawarkan produk lengkap dengan harga murah. Dengan begitu Anda bisa menjual barang-barang tersebut dengan harga bersaing. Bila perlu Anda bekerjasama dengan distributornya langsung, jadi Anda bisa mendapatkan harga kulakan jauh lebih murah.
5. Atur warung Anda semenarik mungkin, dengan demikian konsumen bisa merasa nyaman dan senang berbelanja di tempat Anda. Jaga kebersihan dan kerapian warung Anda, dan usahakan konsumen bisa melihat langsung produk yang akan dibelinya. Hal tersebut akan membuat konsumen lebih yakin dengan kualitas produk yang Anda tawarkan.
6. Pastikan untuk selalu memperhatikan persediaan sembako apa saja yang hampir habis, sehingga Anda bisa menentukan produk-produk yang harus Anda belanjakan di hari tersebut.
7. Karena harga sembako sering mengalami pasang surut, maka usahakan selalu mencari informasi perkembangan harga sembako di pasaran. Ini sangat penting, untuk menghindarkan Anda dari resiko kerugian.Kelebihan bisnis
Bisnis sembako bisa dibilang sebagai salah satu peluang bisnis yang memberikan banyak keuntungan bagi Anda. Setiap harinya masyarakat membutuhkan produk sembako untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, tentu ini memberikan peluang bagi Anda untuk mendapatkan penghasilan cukup besar. Karena kebutuhan pasar akan produk sembako masih sangat tinggi.
Kekurangan bisnis
Selain memberikan banyak keuntungan, dalam menjalankan bisnis sembako Anda juga dihadapkan pada beberapa hambatan. Apa saja hambatan tersebut? antara lain sebagai berikut :
1. Pasang surut harga sembako yang ada di pasaran
2. Pasokan barang-barang sembako yang terkadang sulit. Kenaikan harga membuat sebuah produk cukup langka dipasaran
3. Tingginya persaingan bisnis. Bukan hanya bersaing dengan sesama warung sembako, namun para pelaku usaha juga harus bersaing dengan minimarket yang banyak di buka di pemukiman warga.
Pemasaran
Strategi pemasaran yang paling efisien untuk bisnis warung sembako adalah promosi dari mulut ke mulut. Untuk itu nformasikan bisnis Anda kepada para tetangga dan kerabat Anda. Dari promosi tersebut masyarakat sekitar akan mengetahui keberadaan warung sembako yang Anda buka. Selain itu Anda juga bisa memasang spanduk besar di depan warung sembako Anda, tuliskan nama warung dan produk apa saja yang ditawarkan. Cara tersebut akan menarik minat konsumen untuk mampir membeli di warung Anda.
Dalam memasarkan bisnis Anda, yang terpenting berikan harga bersaing dan tawarkan barang-barang sembako dengan beragam kualitas. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menjangkau semua kalangan. Dan untuk menjaga loyalitas konsumen, pastikan Anda selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumen. Layani dengan ramah dan pastikan Anda selalu jujur pada para konsumen, tunjukan mana produk yang berkualitas super dan mana produk yang berkualitas standar. Dengan begitu konsumen selalu mendapatkan kepuasan ketika berbelanja di warung sembako Anda.
Kunci sukses
Karena persaingan bisnis warung sembako cukup tinggi, maka berikan nilai lebih pada warung Anda agar konsumen tidak berpindah ke warung lain. Usahakan selalu mencari informasi harga pasar untuk mendapatkan harga yang bersaing, agar konsumen tidak kabur. Lebih baik mengambil laba sedikit namun loyalitas konsumen tetap terjaga.
Anda juga bisa melengkapi warung sembako dengan produk-produk yang banyak dicari konsumen. Semakin lengkap produk yang ditawarkan, maka akan semakin tinggi peluang konsumen datang ke warung Anda. Bila perlu bukalah warung tersebut lebih pagi dari para pesaing Anda, ini memberikan peluang bagi Anda untuk mendapatkan lebih banyak konsumen.
Analisa Bisnis

Asumsi
Usaha dijalankan di rumah, jadi tidak ada biaya sewa tempat.

Modal awal
Etalase      Rp 1.000.000,00
Rak, timbangan, kalkulator, dll   Rp   500.000,00
Stok produk-produk sembako :
- 2 kwintal beras Rp 1.300.000,00
- 20 kg gula pasir Rp   190.000,00
- 20 kg minyak goreng Rp   250.000,00
- 10 kg telur ayam Rp   110.000,00
- 10 kg tepung terigu Rp    95.000,00
- 10 susu kaleng Rp    65.000,00
- Stok Teh dan kopi Rp   100.000,00
- Aneka sabun cuci Rp   100.000,00
- Aneka sabun mandi Rp   100.000,00 +
Total      Rp 2.310.000,00 +
Total modal      Rp 3.810.000,00

Peralatan mengalami penyusutan setelah 3 tahun (36 bulan) pemakaian,
Rincian : 1/36 x Rp 1.500.000,00 = Rp 41.700,00

Biaya operasional per bulan
Belanja barang dagangan    Rp 3.000.000,00
Biaya listrik     Rp   100.000,00
Biaya transportasi belanja   Rp   150.000,00
Biaya penyusutan peralatan   Rp    41.700,00 +
Total      Rp 3.291.700,00

Omset per bulan
Penjualan per hari rata-rata Rp 150.000,00
Omset per bulan @ Rp 150.000,00 x 30 hari Rp 4.500.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 4.500.000,00 - Rp 3.291.700,00 = Rp 1.208.300,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan) = ± 3 bulan
Cukup mudah dan murah bukan? Bagi Anda yang mencari peluang usaha di rumah, tidak ada salahnya jika Anda mencoba membuka warung sembako. Karena selain mudah dan murah, keuntungan yang diperoleh juga cukup menggiurkan. Semoga bermanfaat dan salam sukses.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More